Minggu, 28 Agustus 2011
Purwakarta - Kondisi arus mudik di jalur utama Pantura dan tengah yang sepanjang Jumat sore 26 Agustus 2011 hingga Ahad pagi 28 Agustus 2011 sangat padat kini sudah mulai lancar.Pemudik masih tampak di jalur tersebut. Hanya, jumlahnya sudah sedikit.
Ajun Komisaris Agun Guntoro, Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Subang, mengatakan arus mudik mulai reda sejak Ahad siang, 28 Agustus 2011. "Mulai pukul 14.00 jalanan sudah kosong, sudah seperti hari-hari biasa," ujarnya.
Menurut Agun, pengamanan arus mudik Lebaran di jalur Pantura tahun ini merupakan yang tersukses. "Nggak ada kemacetan dan nggak ada kecelakaan yang menelan korban jiwa," ujar Agun. "Terus terang saja kami merasa puas," ujarnya.
Ia memuji pola-pola pengaturan lalu lintas arus mudik yang dikoordinasikan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mulai dari kilometer 66 dan gerbang Cikopo. "Karena pola pembagian arus mudiknya cermat, tak ada kemacetan," ujar Agun.
Arus mudik yang melalui gerbang tol Cikarang Utara juga telah mencapai puncaknya sepanjang H-4 hingga H-3 Lebaran atau Jumat malam, 26 Agustus 2011, hingga Sabtu sore, 27 Agustus 2011.
Meski sudah mencapai puncaknya, menurut Mulyono, Kepala Bagian Lalu lintas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikopo, arus mudik masih terus akan berlangsung hingga H-1. Meskipun, jumlahnya sudah menurun drastis. "Arus mudik yang tersisa tinggal lokalan saja," ujarnya Ahad, 28 Agustus 2011.
Pada puncak arus mudik Lebaran 2011, tercatat 198 ribu kendaraan melalui gerbang tol itu. "Pada H-4 jumlah arus yang muntah dari Jakarta sebanyak 104 ribu lalu pada H-3-nya sebanyak 94 ribu kendaraan, jadi totalnya sebanyak 198 ribu kendaraan," kata Mulyono.
Jumlah kendaraan pada puncak arus mudik tahun ini naik sekitar 25 persen dari yang diperkirakan. Sebelumnya, Jasa Marga memprediksi pada puncak arus mudik tersebut kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui pintu gerbang Cikarang Utara hanya mencapai 75 ribu kendaraan.
Menurut Mulyadi, Kepala Gerbang Tol Cikopo, pada puncak arus mudik, kendaraan yang keluar melalui gerbang tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, sama dengan yang terjadi di Cikarang Utara. "Pada H-4 jumlahnya mencapai 40.881 ribu kendaraan dan pada H-3 sebanyak 38.032 kendaraan," ujar Mulyadi.
Adapun arus mudik yang dialihkan di kilometer 66 untuk mengurangi beban arus mudik di jalur utama Pantai Utara Karawang-Subang dialihkan melalui jalan tol Cipularang via pintu gerbang Sadang melalui jalur tengah Sadang-Subang-Cikamurang-Kadipaten-Cirebon. Juga melalui gerbang Cileunyi langsung menuju Sumedang-Kadipaten-Cirebon. Jumlahnya hampir sama dengan yang dikeluarkan melalui gerbang tol Cikopo.