Informasi CCTV Mudik 2012

Minggu, 12 Agustus 2012

Informasi CCTV Mudik 2012

Video Pantauan kondisi jalan jalur mudik:
Daftar CCTV jalur mudik:

Muhammadiyah Umumkan Idul Fitri 19 Agustus 2012

Muhammadiyah Umumkan Idul Fitri 19 Agustus 2012
Pengurus Pusat Muhammadiyah mengumumkan 1 Syawal 1433 Hijriah jatuh pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2012.
Sabtu, 11 Agustus 2012, 11:03 WIB
 sumber : viva.co.id

Nagreg Bersistem Satu Jalur Mulai Hari Ini

     Dari arah Bandung gunakan Jalur Nagreg Lama, dari sebaliknya yang baru Minggu, 12 Agustus 2012, 10:15 Arfi Bambani Amri Jalur lingkar Nagreg siap dilalui Jalur lingkar Nagreg siap dilalui (VIVAnews/ Dani Wahyu Ramdani ) BERITA TERKAIT Peluang Lebaran untuk Sama Sangat Tinggi Memasuki H-7 Hari Raya Idul Fitri, Kepolisian Resor Bandung mulai memberlakukan satu jalur di kawasan Nagreg Kabupaten Bandung.
     Pemberlakuan satu jalur ini resmi dibuka Minggu pukul 00.00 WIB, 12 Agustus 2012. Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Sandi Nugroho melalui Kapolsek Nagreg Sharly Soulu menyatakan, bahwa hari ini resmi jalur Nagreg satu jalur dari arah Bandung dan satu jalur dari arah Garut dan Tasik. "Kendaraan dari Bandung akan melintas ke jalur lama Nagreg dengan ruas empat sampai lima lajur, sedangkan untuk kendaraan dari arah Tasik dan Garut akan melewati jalur lingkar Nagreg yang melingkar melewati jalur lama. Di jalur lingkar ini hanya bisa dilalui dua lajur saja, sehingga pemudik diharapkan berhati-hati," kata Sharly Soulu. Sharly menyatakan, jika arus kendaraan padat, pihak Polres Bandung akan melakukan sistim buka tutup di persimpangan jalur lingkar. Di mana nantinya kendaraan dari arah Bandung akan diarahkan ke jalur Garut sepenuhnya. Sehingga kendaraan dari Tasik yang akan masuk lingkar bisa menggunakan lajur dari arah Bandung. "Itu situasional jika memang mulai padat, kami berlakukan sistem buka tutup," ujar Sharly. 
     Ratusan Polisi Siaga di Jalur Gentong Sementara itu jajaran Polresta Tasikmalaya akan mengerahkan sekitar 200 personel, guna menjaga kawasan jalur Gentong yang diprediksi akan dipadati para pemudik. Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Tasikmalaya AKP Rano Hadiyanto mengatakan, jika jalur alternatif Gentong sudah dioperasikan sejak semalam. Pihak Polresta Tasik sendiri akan mengerahkan 200 personel khusus di jalur ini. "Kami siagakan khusus di jalur ini 200 personel, karena jalur ini merupakan jalur pertemuan antara jalur by pass lama dan jalur lingkar Gentong yang baru. Diharapkan kepada para pengemudi juga agar menyiapkan kendaraannya secara fit ketika hendak mudik mendatang. Karena menurut kami jalur baru Gentong ini belum sepenuhnya mulus, dan masih ada tanjakan yang lumayan," kata Kasatlantas saat dihubungi Minggu, 12 Agustus 2012. Pantauan VIVAnews di jalur Nagreg sejak Minggu pagi pukul 08.00 wib, arus lalu lintas baik dari arah Tasik, Garut ke Bandung ataupun Bandung ke Tasik dan Garut masih relatif lancar. Data di posko Dishub Kabupaten Bandung, terpantau hanya 5 kendaran dari semua jenis per menitnya sejak Minggu pukul 06.00 WIB. 

 © VIVA.co.id

Polisi Pasang Sniper di Jalur Mudik Cianjur

        Untuk membangun rasa aman dan nyaman para pemudik yang melalui wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Polres Cianjur mensiagakan penembak jitu (sniper) di beberapa titik rawan.
Kapolres Cianjur AKBP Agustri Heriyanto mengatakan bahwa ada tiga titik yang ditempatkan sniper. ”Beberapa daerah yang disiagakan sniper di antaranya kawasan Jonggol, Cibeet dan Cikalong,” kata dia.

Polres Cianjur mensiagakan penembak jitu (sniper) di beberapa titik

          Agus menjelaskan, tiga kawasan ini hanya sebagian daerah yang dianggap rawan. Para sniper juga disiagakan di beberapa titik lain yang mempunyai potensi kerawanan tinggi.
Wilayah rawan biasanya adalah perlintasan yang melalui hutan dan perkebunan. Di daerah ini, biasanya tidak ada penerangan yang cukup. Selain itu, jarak ke pemukiman penduduk sangat jauh, sehingga menjadi tempat favorit penjahat melancarkan aksinya.
      ”Para sniper yang disiagakan sebagai bagian penting untuk melindungi para pemudik yang melalui kawasan rawan terutama malam hari. Selain itu unit reaksi cepat juga tengah disiapkan di beberapa titik untuk melakukan tindakan cepat saat mendapat laporan. Jadi ini merupakan sebuah langkah pengamanan terkoordinasi,” ungkapnya.
        Para sniper mulai bertugas pada H-7 hingga H+7. Setelah lewat masa ini keberadaanya akan ditarik kembali, namun bila kondisi dirasa masih rawan, tim sniper ini akan diperpanjang masa tugasnya.
       Untuk mengantisipasi ancaman teror, Polres Cianjur juga mendapatkan bantuan dari satuan Brimob dan unit anjing pelacak (K-9). Unit spesial ini disiagakan di Mapolres Cianjur dan akan bergerak setiap saat jika ada laporan yang masuk. 
     Untuk pengamanan Idul Fitri tahun ini, 700 anggota atau 2/3 dari jumlah kekuatan Polres keseluruhan dikerahkan. Mereka akan bergabung dengan 1.325 personel gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan Lebaran 1432 Hijriyah atau Operasi Ketupat Lodaya 2012.
     ”Tim Operasi Ketupat Lodaya 2012 selain memberikan rasa aman bagi pemudik juga sekaligus untuk meminimalisir angka kecelakaan bahkan pelanggaran lalu lintas. Operasi ini berjalan mulai dari H-7 hingga H+7, dengan melibatkan 1.325 personil gabungan unsur, Polri, TNI, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dishub, PMI dan anggota Pramuka,” pungkasnya. (eh)

sumber : vivanews.co.id

Waspada, Jalur Mudik di Cianjur Rawan Langsor

            Sejumlah titik perlintasan mudik di Kabupten Cianjur, Jawa Barat, rawan longsor. Pada musim pancaroba sekarang ini, hujan deras bisa datang kapan saja dan kontur tanah yang labil dapat memicu longsor. Dari catatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ada 12 titik rawan longsong di kawasan Cianjur Selatan, seperti di daerah Cibinong, Camapaka dan Pagelaran. "Sedangkan untuk wilayah utara berada di kawasan Puncak dan Cipanas," kata Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Cianjur, Atte Adha Kusdinan, Sabtu, 11 Agustus 2012. 
              Guna mengantisipasi hal itu, Dinas PU Bina Marga telah mensiagakan empat unit alat berat seperti teraktor dan exsafator untuk menangani longsor, agar kawasan itu bisa segara dilintasi lagi. Jumlah alat berat yang ada belum termasuk armada dam truk pengangkut matril longsoran yang siaga di kantor PU. Longsor memang selalau menjadi masalah utama terutama saat arus mudik. Tingginya jumlah kendaraan yang melintas, menjadi beban jalan. "Dalam kondisi normal saja longsor sangat mengganggu, terutama sektor perekonomian. Jalur yang tertutup bahkan terputus seringkali membuat antrean kendaraan terjadi hingga beberapa hari. Longsor juga sering mengakibatkan jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan, bahkan memakan korban jiwa," ungkapnya. Selain itu Dinas PU Cianjur juga telah menyiagakan tim yang bekerja selama 24 jam. Setiap ship petugas yang berjaga beranggotakan 12 orang dan diganti setiap delapan jam. Tim akan bergerak setiap mendapat laporan untuk melakukan tindakan darurat secepatnya. Meraka akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, TNI dan rumah sakit untuk antisipasi korban, bila terjadi kecelakaan.

sumber : vivanews.co.id

Posko Arus Mudik Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

PETA JAWA - BALI