Minggu, 28 Agustus 2011
LAMONGAN - Sejumlah pasar tumpah di sepanjang jalur pantura Lamongan, Jatim menganggu laju kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Hambatan makin parah dengan adanya pedagang dan lahan parkir yang di pinggir jalan.Minggu siang ini (28/8), arus lalulintas yang melewati ruas Raffles-Daendles ini mengalami kemacetan akibat keberadaan pasar tumpah tersebut.
Sejumlah pasar tumpah yang ada di sepanjang jalur Pantura ini di antaranya, pasar Desa /Kecamatan Brondong. Selain itu, pasar Blimbing, dan pasar Dengok, yang berlokasi di Kecamatan Paciran.
Pada pasar Brondong misalnya, meski keberadaan pasar berada agak jauh dari jalur pantura namun, aktivitas kendaraan yang keluar masuk ke pasar tersebut cukup menganggu arus lalu lintas.
Terlebih, dengan keberadaan terminal bayangan yang tepat berada di pertigaan pintu masuk pasar
kemacetan cukup parah. Keberadaan terminal bayangan ini seolah dibiarkan oleh petugas kepolisian.
Sebab, sekitar 50 meter dari pertigaan itu terdapat pos polisi. Namun, petugas tidak pernah menetertibkan mobil penumpang umum (MPU) itu.
Hambatan makin parah, saat hari libur berlangsung. Sebab, jalur ini selalu dilintasi kendaraan besar dan bus-bus yang hendak berwisata ke Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Kemacetan serupa, juga terjadi di titik pasar Blimbing dan Dengok, Kecamatan Paciran. Pada pasar Blimbing misalnya, jika menjelang Lebaran seperti ini aktivitas pasar ini berlangsung sejak pagi hingga sore.
Sedangkan, kendaraan warga dan motor angkutan penumpang sengaja di tempatkan di kanan dan kiri jalan. Lalulalang kendaraan dan aktivitas warga juga membuat jalan menjadi terhambat.
Hal yang sama, juga terjadi pada pasar Dengok. Bahkan, pada pasar ini sejumlah pedagang sengaja mengelar dagangannya di kanan dan kiri jalan. Akibatnya arus lalu lintas di sepanjang jalan ini juga mengalami hambatan. Terutama, pada pagi hari.
Kepala Unit Patroli Lalulintas Polres Lamongan, Inspektur Satu Fifin Subagyo menyatakan, sejumlah pasar tumpah di wilayah pantura Lamongan termasuk titik yang diwaspadai. Sebab, pada titik-titik itu rawan terjadi kemacetan. Menurutnnya, hal itu senantisa terjadi pada setiap hari.
"Terutama pada hari libur seperti sekarang ini. Kita segera minta anggota untuk bergeser ke sana," ujarnya singkat saat dihubungi, Minggu siang (28/8).
0 komentar:
Posting Komentar