Sejumlah Jalur Menuju Wisata Kota Bandung Dialihkan

Kamis, 01 September 2011


BANDUNG – Polisi mengalihkan sejumlah ruas jalan yang menuju jalur wisata kota Bandung, bentuk pengalihan ini untuk mengantisipasi antrean dan kepadatan kendaraan bermotor, Kamis (1/9/2011).
 "Hal ini dilakukan untuk menghindari kepadatan kendaraan di satu titik, maka kendaraan-kendaraan tersebut dialihkan ke jalan alternatif," kata salah seorang polisi yang ditemui tengah mengatur lalu lintas di Bandung.
 Sejumlah jalan yang dialihkan, diantaranya kendaraan yang melintasi Jalan Ir. Juanda ke arah Jalan Ganeca dialihkan ke Jalan Gelap Nyawang. Sepanjang Jalan Ganeca ditutup dan tidak dilalui kendaraan karena adanya wisata kuda dan delman. Pengalihan telah dilakukan sejak siang tadi dan kemungkinan hingga menjelang sore ini.
 "Kami akan sesuaikan dengan kondisi. Kalau sudah mulai lengang, pengalihan akan diberhentikan dan jalan akan normal kembali," jelasnya.
 Berdasarkan pantauan, kendaraan yang melintas di kawasan ini hampir seluruhnya menuju ke Wisata Kebun Binatang Bandung. Kendaraan tersebut terdiri dari mobil pribadi, sepeda motor, bus pariwisata, dan angkutan umum sewaan.
Karena pengunjung yang membludak, area parkir pengunjung Kebun Binatang pun melebar hingga ke bahu Jalan Taman Sari, Jalan Ganeca, hingga di sepanjang Jalan Gelap Nyawang. Akibatnya, antrean kendaraan pun sempat terjadi karena banyaknya mobil yang hendak mencari parkir.
 Bahkan, area dalam Taman Ganeca pun dijadikan tempat parkir dadakan. Selain tempat parkir yang melebar hingga bahu jalan, kemacetan juga sempat diakibatkan oleh sejumlah kuda dan delman yang melintasi kawasan tersebut.
 Besar kemungkinan, sistem pengalihan jalan ini akan diberlakukan juga untuk esok hari. "Tergantung kondisi. Kalau sudah mulai padat, baru akan diberlakukan," tambahnya.

Jalur Cianjur-Bandung Macet


CIANJUR - Antrean panjang kendaraan terjadi di jalur Cianjur menuju Bandung. Panjang kemacetan mencapai puluhan kilometer dari Kecamatan Karang Tengah, Cianjur, hingga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (1/9/2011).
Padahal, arus lalu lintas sehari-hari di jalur utama yang menghubungkan Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat tersebut selalu lancar. Kemacetan bertambah parah akibat ulah pengendara yang saling serobot jalur. Adapun jalur dari arah Bandung menuju Cianjur mulai tersendat sejak memasuki Cipeuyeum, Cianjur.
Penyebab kemacetan ini adalah banyaknya kendaraan yang melintas di jalur yang terpisahkan oleh Sungai Citarum tersebut dan adanya pasar tumpah di Pasar Ciranjang.
kepolisian lalu lintas dari Polres Cianjur memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai penumpukan kendaraan dari kedua arah.
Polisi memberlakukan sistem buka-tutup sejak memasuki Pasar Ciranjang. Diperkirakan, kepadatan kendaraan akan terjadi hingga malam hari karena tingginya mobilitas warga pada saat Lebaran dan panjangnya antrean kendaraan.

Antrean Kendaraan di Tol Cileunyi Capai 4 KM

BANDUNG - Di hari kedua libur Idulfitri, Kamis (1/9), masih terjadi kemacetan di jalur selatan. Seorang anggota PJR TOL Purbalenyi melaporkan, terjadi kemacetan di wilayah Tasikmalaya menuju ke Bandung.

Sementara di gerbang tol Cileunyi terjadi antrean kendaraan sepanjang 4 kilometer.

"gerbang tol cileunyi sepagi ini udah antri 4 km,arah tasik macet dikarnakan volume kendaraan yang cukup tinggi, meskipun semua gerbang tol sudah terbuka antrian masih cukup panjang Petugas kepolisian masih berusaha untuk mengurai kemacetan baik yang didalam TOL maupun selepas Tol tersebut.

Menurut petugas NTMC korlantas polri Terpantau dari CCTV antrian sudah terjadi sejak tadi pagi didominasi kendaraan pribadi yang ingin berkunjung ketempat wisata.

Posko Arus Mudik Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.

PETA JAWA - BALI