Senin, 29 Agustus 2011
Pontianak, Rudi, 19 tewas dengan luka robek sepanjang kaki kanan, setelah ditabrak mobil tanki air diperempatan Parit Nenas, Jalan Sultan Hamid II, Pontianak Utara, Sabtu (27/8).
Informasi yang dihimpun, Rudi berboncengan dengan sepeda motor yamaha KB 2651 SS yang dikendarai Djunaidi, 19, mereka dari arah siantan hendak menuju Pontianak.
Saat diperempatan lampu merah parit nenas mereka mencoba menyalip mobil tanki air yang ada didepannya dari arah kanan, naas kendaraan keduanya tersenggol bagian kanan mobil tanki.
Rudi yang dibonceng terpental, kemudian disambar truk tanki, sementara Djunaidi terseret bersama kuda besinya, kaki Rudi luka robek dari pangkal paha hingga mata kaki, akibatny nyawa pemuda ini tak tertolong lagi, sementara Djunaidi hanya mengalami luka lecet ringan.
Menurut Djunaidi ketika itu ia bersama Rudi hendak pergi ke jalan pangeran Antasari, rencananya korban hendak membeli hp sama temannya di jalan Antasari, “katanya.
Diakuinya warga Wajok Hulu ini, dia mengemudikan kendaraan dengan kecepatan lumayan tinggi sehingga ketika insiden tersebut terjadi Djunaidi terseret sementara Rudi terpental, “saya terseret, kawan saya terpental .” katanya.
Warga sekitar yang mengetahui insiden ini, menghubungi pihak kepolisian, sementara Rudi langsung dilalrikan kerumah sakit, namun karena luka parah, nyawanya tak tertolong, kasus ini ditangangi Polantas Polresta Pontianak.
0 komentar:
Posting Komentar