Sabtu, 27 Agustus 2011
Semarang - Gelombang pemudik melalui Semarang, Jateng terus mengalir dari berbagai arah. Akibatnya, arus lalu lintas (lalin) baik dalam maupun luar kota pun padat.kepadatan terjadi sekitar pertigaan RSUP Kariadi, Semarang, Jateng, Sabtu (27/8/2011), lalu lintas dari tiga arah tampak ramai. Laju kendaraan tersendat saat lampu lalu lintas berwarna merah. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan angkutan umum maupun kendaraan pribadi.
Saat lampu lalu lintas berwarna hijau, ketersendatan itu sedikit terurai. Namun hal itu tidak lama, sebab lalu lintas kembali tersendat karena hadangan lampu merah.
Di beberapa titik, seperti Jalan Siliwangi dan Pamularsih (luar kota), sejumlah pemudik tampak beristirahat di tepi jalan. Sementara, di Jalan Sultan Agung (dalam kota), sebagian pemudik memilih menepi di sebuah posko mudik.
Padatnya lalu lintas disebabkan kian banyaknya pemudik, terutama ke arah Pantura Timur Jateng (Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan sekitarnya) dan Jatim. Meski ada jalur lingkar, sebagian diantaranya melewati jalan-jalan di dalam kota.
Selain itu, pemudik lokal juga mulai bergerak. Sepeda motor dan mobil bernopol Jateng, seperti G (Pekalongan), AA (Kedu), K (Pati), dan lain sebagainya, juga meramaikan jalanan. Alhasil, jalan-jalan keluar masuk Semarang bertambah padat.
Meski padat, kondisi arus lalu lintas relatif lancar. Tidak terlihat kemacetan luar biasa. Upaya pengalihan rute, belum dilakukan.
Sebagai himbauan bagi para pemudik yang kelelahan agar tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan, pemudik diharap beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, hal ini diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan menjelang lebaran.
0 komentar:
Posting Komentar